Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Lebak Bedah Capaian Kinerja Juni dalam Rapat Evaluasi Virtual

Rapat

rapat evaluasi program kerja yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Banten secara daring melalui aplikasi Zoom, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berpusat di Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Banten ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan beserta staf Sekretariat Bawaslu Lebak melalui zoom.

Lebak, Bawaslu Lebak- Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lebak mengikuti rapat evaluasi program kerja yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Banten secara daring melalui aplikasi Zoom, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang berpusat di Kantor Sekretariat Bawaslu Provinsi Banten ini dihadiri oleh jajaran Pimpinan beserta staf Sekretariat Bawaslu Lebak melalui zoom.

Rapat koordinasi virtual ini bertujuan untuk mengukur efektivitas, capaian, serta hambatan dari program-program kerja yang telah berjalan sepanjang bulan Juni 2026 di tingkat kabupaten.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak, Dedi Hidayat, memaparkan secara komprehensif terkait realisasi program kerja yang telah dilaksanakan oleh seluruh divisi selama satu bulan terakhir. Pihaknya menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap kerja-kerja pengawasan dan pelaksanaan program yang dilakukan.

rapat

Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak Dedi Hidayat saat paparan di kegiatan rapat evaluasi program kerja yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Banten secara daring melalui aplikasi Zoom, Selasa (14/7/2026).

"Evaluasi berkala seperti ini sangat krusial untuk memastikan setiap program kerja berjalan sesuai roadmap dan regulasi yang ada. Berdasarkan capaian di bulan Juni, kami terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelaksanaan program dan pengawasan PDPB di wilayah Lebak secara profesional dan terukur," ujar Dedi Hidayat di sela-sela rapat.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lebak, Aufia Widodo, menegaskan kesiapan seluruh jajaran kesekretariatan dalam memberikan dukungan fasilitasi administratif dan operasional guna menyukseskan program kerja kelembagaan.

"Dukungan administratif dan pengelolaan anggaran yang akuntabel adalah pilar utama di balik kesuksesan pengawasan lapangan. Kami di sekretariat memastikan seluruh staf bekerja dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ketat demi menjaga performa lembaga tetap optimal," kata Aufia Widodo.

Rapat evaluasi ini merupakan bagian dari mekanisme kontrol internal rutin yang diterapkan oleh Bawaslu Provinsi Banten. Melalui integrasi teknologi operasional seperti rapat virtual ini, koordinasi antarwilayah dapat berjalan lebih responsif, efisien, dan adaptif terhadap dinamika pengawasan di era digital.

Penulis: Noey

Foto: Ani

Editor: Dani Yantana