Lompat ke isi utama

Berita

Kawal DPT Akurat, Bawaslu Lebak Perkuat Kapasitas SDM Lewat Program LUGAS

lugas

Kegiatan LUGAS berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Lebak ini berfokus pada pembahasan krusial mengenai "Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih Pada Penetapan DPT Akurat". .Senin (21/9/2026). 

Lebak, Bawasu Lebak-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lebak terus berkomitmen mengawal hak pilih warga negara dengan menggelar program penguatan kapasitas internal bertajuk LUGAS pada Senin (21/9/2026). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Lebak ini berfokus pada pembahasan krusial mengenai "Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih Pada Penetapan DPT Akurat". 

Edisi kali ini difasilitasi oleh Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas (P2H), dan dihadiri oleh pimpinan, pimpinan sekretariat, para kepala subbagian, hingga seluruh staf jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lebak. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari kesepakatan Berita Acara Peningkatan Kapasitas SDM Nomor 013/RT.02/K.BT.01/2026 guna memastikan seluruh jajaran memiliki pemahaman teknis yang mendalam serta terukur dalam mengawasi tahapan pemilu. 

lugas

Kegiatan LUGAS berlangsung di Ruang Rapat Bawaslu Kabupaten Lebak ini berfokus pada pembahasan krusial mengenai "Pengawasan Penyusunan Daftar Pemilih Pada Penetapan DPT Akurat". .Senin (21/9/2026). 

Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak, Dedi Hidayat, menegaskan bahwa keakuratan Daftar Pemilih Tetap (DPT) adalah fondasi utama dalam menjamin legitimasi dan kualitas penyelenggaraan pemilu. 

"Daftar Pemilih Tetap yang akurat merupakan hak mendasar bagi setiap warga negara. Melalui forum LUGAS ini, kami memastikan seluruh jajaran sekretariat dan pengawas memiliki ketajaman analitis serta kesiapan teknis dalam memetakan potensi kerawanan, mengidentifikasi data pemilih ganti atau tidak memenuhi syarat, hingga memastikan integritas DPT di Kabupaten Lebak tetap terjaga," ujar Dedi Hidayat. 

Sementara itu, Staf Bawaslu Kabupaten Lebak sekaligus Narasumber kegiatan, Dayatullah, memaparkan strategi dan metodologi pengawasan komprehensif yang harus diterapkan jajaran di lapangan. 

"Pengawasan penetapan DPT menuntut ketelitian tingkat tinggi, koordinasi berjenjang, serta pemanfaatan data yang valid. Melalui pemetaan titik rawan dan uji petik data secara proaktif, kita dapat memastikan tidak ada satu pun hak pilih warga yang terabaikan, sekaligus menutup celah potensi pelanggaran dalam tahapan pemutakhiran data pemilih," jelas Dayatullah. 

Melalui pelaksanaan program LUGAS yang berkelanjutan ini, Bawaslu Kabupaten Lebak optimis mampu meningkatkan standar profesionalisme dan kapasitas SDM lembaga, demi mewujudkan pengawasan pemilu yang responsif, akuntabel, dan tepercaya di mata publik. 

Penulis: Noey

Foto: Rara

Editor: Humas