Lompat ke isi utama

Berita

Bangun Etos Kerja Prima, Jajaran Bawaslu Lebak Gelar Agenda Kesehatan 'Kamis Sehati'

kamis sehati

Menjaga ritme kerja yang dinamis membutuhkan ketahanan fisik dan mental yang tangguh. Guna mewujudkan hal tersebut, seluruh jajaran komisioner bersama kesekretariatan Bawaslu Kabupaten Lebak menggelar agenda kebugaran bertajuk "Kamis Sehati".  Kamis, (9/7/2026).

Lebak, Bawaslu Lebak-Dalam rangka meningkatkan soliditas organisasi sekaligus membangun ketahanan fisik aparatur pengawas pemilu, seluruh jajaran komisioner dan sekretariat Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lebak melaksanakan agenda penyegaran bertajuk "Kamis Sehati", Kamis (9/7/2026). Inisiatif ini dikemas melalui serangkaian aktivitas fisik terukur yang mengombinasikan olahraga jalan santai lintas rute strategis ke GOR Alun-Alun Kabupaten Lebak, yang kemudian dilanjutkan dengan kegiatan internal bulu tangkis.

Agenda kebugaran preventif ini diikuti secara komprehensif oleh seluruh hierarki kelembagaan, mulai dari Ketua dan Anggota Komisioner Bawaslu Kabupaten Lebak, Kepala Sekretariat, jajaran Kepala Subbagian (Kasubag), hingga staf pelaksana teknis. Mengambil titik awal dari Kantor Bawaslu, seluruh personel bergerak bersama menyusuri rute perkotaan menuju pusat aktivitas olahraga di kawasan Alun-Alun guna menciptakan interaksi sosial yang cair di luar rutinitas formal pengawasan struktural.

Anggota Bawaslu Kabupaten Lebak sekaligus Koordinator Divisi SDM dan Organisasi (SDMO), Deden Kurniawan, menegaskan bahwa ketahanan psikologis dan fisik pegawai merupakan pilar esensial dalam menjaga produktivitas kerja lembaga pelayanan publik.

rapat

Pegawai Bawaslu Lebak Dedndi dan Allan saat melaksanakan olahraga Badminton di Gor Jayabaya Rangkasbitung. Kamis, (9/7/2026).

"Dalam paradigma manajemen SDM modern di instansi publik, performa optimal kelembagaan berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan fisik dan mental para pegawainya. Agenda 'Kamis Sehati' ini dirancang sebagai instrumen penguatan kohesi tim internal (team bonding) sekaligus investasi kesehatan jangka panjang. Tubuh yang bugar dan koordinasi internal yang solid adalah prasyarat mutlak bagi jajaran pengawas untuk tetap tangguh dalam mengawal proses demokrasi yang dinamis," jelas Deden Kurniawan di sela-sela kegiatan.

Setelah menyelesaikan rute jalan sehat, aktivitas langsung dipusatkan di Gedung Olahraga (GOR) Alun-Alun Lebak dengan pelaksanaan pertandingan bulu tangkis antardivisi. Olahraga ini dipilih secara sengaja karena esensi permainannya yang melatih ketangkasan refleks, konsentrasi tinggi, serta sportivitas kelompok, yang dinilai sejalan dengan karakter mendasar yang wajib dimiliki oleh personel pengawas di lapangan.

Pihak manajemen sekretariat menambahkan bahwa penyelarasan hubungan kerja melalui kegiatan non-formal terbukti efektif dalam meruntuhkan batasan komunikasi birokratis yang kaku, sehingga mampu memicu iklim kerja yang lebih adaptif dan kolaboratif.

Kepala Sekretariat Bawaslu Kabupaten Lebak, Aufia Widodo, mengonfirmasi bahwa kesekretariatan memberikan fasilitasi penuh terhadap program kebugaran ini demi terciptanya lingkungan kerja yang seimbang (work-life balance).

"Kami di kesekretariatan memberikan dukungan penuh terhadap pemenuhan ruang penyegaran ini secara berkala. Melalui jalan sehat dan bulu tangkis bersama, kami meruntuhkan sekat birokrasi formal antara pimpinan dan staf, sehingga komunikasi internal mengalir lebih cair. Langkah penyelarasan (alignment) ini sangat penting untuk membangun kesiapan sekretariat penunjang yang solid, responsif, dan siap mendukung kerja-kerja pengawasan pemilu ke depan," ungkap Aufia Widodo.

Melalui pelaksanaan program berkelanjutan ini, Bawaslu Kabupaten Lebak berkomitmen untuk terus mengadopsi budaya organisasi yang sehat, dinamis, dan berbasis kekeluargaan. Ketahanan fisik serta soliditas kelembagaan yang dipupuk dari lapangan olahraga ini diharapkan dapat bertransformasi langsung menjadi performa pengawasan pemilu yang lebih tajam, objektif, dan berintegritas tinggi di tengah masyarakat.