Lompat ke isi utama

Berita

Perluas Partisipasi Publik, Bawaslu Lebak Jangkau Kelompok Pekerja Bangunan Jelang Pemilu 2029

sosialisasi

Staf Bawaslu Kabupaten Lebak, Muhammad Sukron (kiri), saat berdiskusi santai bersama kelompok pekerja bangunan di salah satu rumah warga di Kabupaten Lebak, Selasa (22/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi kepemiluan dan mendorong peran aktif masyarakat dalam pengawasan partisipatif. 

 

Lebak, Bawaslu Lebak-Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lebak terus memperluas jangkauan edukasi pengawasan partisipatif di luar tahapan Pemilu. Langkah inklusif ini ditunjukkan melalui agenda Konsolidasi Demokrasi bersama Kelompok Ikatan Pekerja Bangunan yang digelar di salah satu rumah warga pada Rabu, 22 Juli 2026. 

Kegiatan yang berlangsung selama 60 menit tersebut merupakan implementasi Instruksi Ketua Bawaslu Nomor 2 Tahun 2026 dan Rencana Strategis Bawaslu 2025–2029. Upaya ini dirancang untuk memperkuat kemitraan dengan seluruh lapisan masyarakat sipil guna mewujudkan Pemilu 2029 yang partisipatif, jujur, dan adil. 

Staf Humas/Pelaksana Bawaslu Kabupaten Lebak, Muhammad Sukron, menyampaikan bahwa edukasi politik tidak boleh eksklusif dan harus menyasar seluruh segmen masyarakat. 

"Setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban yang sama dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui dialog ini, kami mendorong masyarakat untuk menjadi pemilih yang cerdas dan kritis, serta berani menolak hingga melaporkan segala bentuk pelanggaran seperti politik uang, hoaks, dan ujaran kebencian demi terciptanya Pemilu yang berintegritas," ujar Muhammad Sukron. 

Selain memberikan pemahaman mengenai nilai-nilai dasar demokrasi dan fungsi pengawasan Bawaslu, diskusi interaktif ini juga membekali lima orang peserta yang hadir agar mampu menjadi agen penyebarluasan informasi kepemiluan di lingkungan keluarga dan sekitar. 

Bawaslu Kabupaten Lebak berkomitmen untuk terus konsisten menggelar program pengawasan partisipatif secara berkesinambungan bersama berbagai komunitas warga, guna membentuk kesadaran kolektif menuju pelaksanaan Pemilu dan Pemilihan yang bersahaja. 

Penulis: Noey

Foto: istimewa

Editor: Humas