Tingkatkan Kesadaran Demokrasi Pemilih Pemula, Bawaslu Lebak Masuk Ponpes La Tansa Mashiro
|
Lebak, Bawaslu Lebak- Dalam rangka memperkuat komitmen menciptakan ekosistem pemilu yang inklusif dan partisipatif dengan membidik kelompok pemilih pemula. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Lebak terus melakukan sosialisasi terhadap pemilih pemula, upaya ini direalisasikan melalui penyelenggaraan kegiatan sosialisasi pengawasan partisipatif bertajuk "Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Pemilih Pemula" yang dilaksanakan di Pondok Pesantren La Tansa Mashiro Selasa, (22/9/2026). Kegiatan ini secara khusus menyasar ratusan santri yang merupakan calon pemilih potensial guna memberikan pemahaman mendalam mengenai peran krusial mereka dalam menjaga integritas proses demokrasi.
Sosialisasi ini difokuskan pada peningkatan pemahaman substansial pemilih pemula tentang pentingnya partisipasi aktif, tidak hanya dalam memberikan suara tetapi juga dalam melakukan pengawasan mandiri terhadap jalannya tahapan pemilu. Hal ini krusial untuk mencegah praktik-praktik kecurangan serta politik uang yang kerap menargetkan demografi pemilih yang belum berpengalaman.
Kasubag Pengawasan Bawaslu Lebak, Asep Ahmad Fathoni, yang hadir sebagai narasumber, mengatakan dimensi teknis tentang bagaimana pengawasan mandiri dapat dilakukan oleh santri di lingkungan mereka.
Sosialisasi pengawasan pemilu partisipatif di hadapan ratusan santri Pondok Pesantren La Tansa Mashiro, Lebak, Selasa (22/9/2026).
"Sosialisasi ini dirancang untuk mengubah pola pikir pemilih pemula dari sekadar 'menerima' proses pemilu menjadi 'terlibat aktif' dalam menjaganya. Kami berharap para santri dapat menjadi perpanjangan tangan Bawaslu di tengah masyarakat untuk melaporkan indikasi kecurangan," tambah Asep Ahmad Fathoni.
Ditemui terpisah Anggota Bawaslu Kabupaten Lebak selaku Koordinator Divisi (Kordiv) Pencegahan, Parmas, dan Humas, Asep Rizal Murtadho, menekankan bahwa peran pemilih pemula melampaui sekadar bilik suara.
"Pemilih pemula adalah pilar masa depan demokrasi kita. Kehadiran Bawaslu di Ponpes La Tansa Mashiro adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan pemilih yang cerdas dan kritis. Kami tidak hanya mengajak mereka untuk menggunakan hak pilih dengan bijak, tetapi juga membekali mereka dengan pengetahuan dan keberanian untuk menjadi agen pengawas partisipatif. Dengan begitu, mereka dapat ikut mengawal jalannya pemilu agar berjalan secara luber dan jurdil," ujar Asep Rizal.
Melalui metode yang interaktif, narasumber menyajikan materi yang adaptif dengan perspektif generasi muda, menjelaskan bentuk-bentuk pelanggaran pemilu dan saluran pelaporan resmi.
Inisiatif Bawaslu Lebak dengan masuk ke lingkungan pendidikan keagamaan ini menunjukkan pendekatan strategis yang terukur dalam menjangkau segmen masyarakat yang signifikan, memastikan bahwa partisipasi demokrasi tumbuh secara merata di berbagai lini komunitas.
Penulis: Noey
Foto: Dayat
Editor: Dani