Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi: Perempuan Kunci Pengawasan

kegiatan

Konsolidasi Demokrasi bertema "Peran Perempuan dalam Demokrasi" di Kantor Bawaslu Kabupaten Lebak, Kamis (16/4/2026), untuk memperkuat partisipasi perempuan dalam pengawasan pemilu pada masa non-tahapan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan KOHATI (Korps HMI wati) Cabang Lebak, Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Provinsi Banten Liah Culiah, serta Ketua Bawaslu Lebak Dedi Hidayat, jajaran Anggota Bawaslu Lebak serta jajaran sekretariat  Bawaslu Lebak.

Lebak, Bawaslu Lebak-Bawaslu Kabupaten Lebak menggelar Konsolidasi Demokrasi bertema "Peran Perempuan dalam Demokrasi" di Kantor Bawaslu Kabupaten Lebak, Kamis (16/4/2026), untuk memperkuat partisipasi perempuan dalam pengawasan pemilu pada masa non-tahapan. Kegiatan ini melibatkan perwakilan KOHATI (Korps HMI wati) Cabang Lebak, Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Provinsi Banten Liah Culiah, serta Ketua Bawaslu Lebak Dedi Hidayat, Jajaran Anggota Bawaslu Lebak serta sekretariat  Bawaslu Lebak.

Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak, Dedi Hidayat, membuka acara sambil menekankan urgensi keterlibatan perempuan. "Bawaslu Kabupaten Lebak sangat membutuhkan peran perempuan dalam pelaksanaan pemilu maupun pemilihan. Pengawasan pemilu tidak dapat dilakukan secara optimal tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat. Perempuan memiliki peran strategis dalam mendukung terselenggaranya demokrasi yang berkualitas," ujar Dedi Hidayat.

KAnggota Bawaslu Provinsi Banten Koordinator Divisi SDMO Bawaslu Provinsi Banten, Liah Culiah, menyampaikan materi utama yang menyoroti rendahnya keterwakilan perempuan di parlemen (sekitar 16%, di bawah target nasional 30%). "Demokrasi tidak dapat berjalan optimal tanpa keterlibatan perempuan. Bawaslu membuka ruang kolaborasi dan edukasi kepada masyarakat, khususnya perempuan, serta sangat membutuhkan partisipasi mereka dalam pengawasan pemilu," kata Liah Culiah.

licu

Anggota Bawaslu Provinsi Banten Liah Culiah saat menyampaikan sambutan dan materi kegiatan Konsolidasi Demokrasi bertema "Peran Perempuan dalam Demokrasi" di Kantor Bawaslu Kabupaten Lebak, Kamis (16/4/2026).

Rangkaian Kegiatan

Acara dimulai pukul 14.30 WIB dengan arahan dari Koordinator Divisi SDM Bawaslu Lebak, Deden Kurniawan, yang menyatakan konsolidasi ini bertujuan membangun hubungan kelembagaan dengan OKP seperti KOHATI dan memperkenalkan fungsi Bawaslu. Koordinator Divisi Hukum, Firman Kiki, menambahkan harapan agar KOHATI menjaga silaturahmi dan mendorong perempuan lebih aktif di tahapan pemilu.

Setelah perkenalan singkat peserta, sesi materi dilanjutkan diskusi interaktif. Ketua KOHATI Lebak bertanya soal sikap anggota PTPS yang dekat dengan peserta pemilu, serta program khusus perempuan. Liah Culiah merespons bahwa program "Bawaslu Mengajar" terbuka untuk masyarakat, dengan syarat bukan anggota parpol, sementara program khusus perempuan sedang dikembangkan. Firman Kiki menegaskan pengawasan pemilu adalah tanggung jawab bersama.

Kegiatan ditutup dengan harapan sinergi lebih kuat antara Bawaslu dan masyarakat untuk persiapan tahapan pemilu mendatang.