Lompat ke isi utama

Berita

Dedi Hidayat: Bawaslu Lebak Komit Tupoksi Berkelanjutan, Inovatif Hadapi Keterbatasan Anggaran 2026

Ketua Bawaslu Lebak Dedi Hidayat

Ketua Bawaslu Lebak Dedi Hidayat saat menyampaikan arahan kepada seluruh jajaran pegawai Bawaslu Kabupaten Lebak usai menghadiri rapat Rapat Konsolidasi Kelembagaan secara daring melalui Zoom dengan seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se Provinsi Banten. di ruang rapat kantor Bawaslu Kabupaten Lebak. Senin (12/1/2026)

Lebak,Bawaslu Lebak-Ketua Bawaslu Kabupaten Lebak Dedi Hidayat komitmen tingkatkan pelaksanaan kerja-kerja di tahun 2026 sesuai tugas, pokok dan fungsi serta terus maksimalkan kreatifitas dan inovatif ditengah keterbatasan anggaran. Hal tersebut disampaikan Dedi usai menghadiri Rapat Konsolidasi Kelembagaan secara daring melalui Zoom dengan seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota seprovinsi Banten dihadapan seluruh jajaran pegawai Bawaslu Kabupaten Lebak. Senin, (12/1/2026).

Dirinya juga meminta kepada seluruh jajaran untuk menjalankan seluruh arahan sebagaimana yang disampaikan Ketua dan jajaran Anggota Bawaslu Provinsi Banten pada saat zoom konsolidasi.

“Kembali saya sampaikan sebagaimana tadi rapat konsolidasi, bahwa Bawaslu Lebak siap menjalankan arahan Konsolidasi Kelembagaan Provinsi Banten dengan komitmen penuh atas tupoksi berkelanjutan dan efisiensi sumber daya. Meski menghadapi keterbatasan anggaran tahun 2026, kami akan tetap inovatif melalui program yang sudah disusun, dan kolaborasi kampus akan terus berlanjut tahun ini untuk penguatan pengawasan yang optimal dan partisipatif di Lebak.” kata Dedi. “Untuk itu saya minta seluruh jajaran untuk memiliki komitmen yang sama dan melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab,” pungkas Dedi.

zoom

Ketua dan jajaran anggota serta Plt. Kepala Sekretariat dan seluruh jajaran saat mengikuti kegiatan  Rapat Konsolidasi Kelembagaan secara daring melalui Zoom dengan seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se Provinsi Banten. di Ruang Rapat Kantor Bawaslu Kabupaten Lebak. Senin (12/1/2026)

Sementara itu pelaksanaan Rapat Konsolidasi daring menekankan tentang kerja-kerja tupoksi dimasa Non-Tahapan, Efisiensi Anggaran, dan Sidak 2026. Rapat dipimpin oleh Ketua Bawaslu Banten Ali Faisal dan diikuti ketua-anggota, kepala sekretariat, serta staf dari masing-masing kabupaten/kota.

Ali Faisal menegaskan Bawaslu bekerja berdasarkan tupoksi dan tahapan pemilu secara berkelanjutan, bukan hanya saat tahapan. Ia meminta laksanakan tugas pokok fungsi (tupoksi) dengan baik, hindari pemborosan seperti matikan AC/lampu, serta mandatkan kepala sekretariat untuk menjaga kondusifitas seluruh jajaran pegawai, jaga kantor. 

“Bawaslu bekerja berdasarkan Tusi dan tahapan pemilu secara kontinyu. Jika hanya mengikuti tahapan, boleh mundur dari Bawaslu karena tugas kami tidak terbatas pada itu. Laksanakan Tusi dengan baik sebagai jawaban bahwa kami bekerja profesional sepanjang tahun,” tegas Ketua Bawaslu Banten Ali Faisal.

Anggota Bawaslu Banten Badrul Munir menekankan peningkatan kompetensi melalui pelatihan, branding diri, dan sidak ke kabupaten/kota. Anggota Bawaslu Banten Ade Wahyu Hidayat menghimbau hidup sederhana dan optimisme publik, sementara Sam’ani sebut penilaian kinerja 2025 baik tapi kabupaten/kota perlu ditingkatkan untuk penghargaan 2026. Ajat Munajat ingatkan terkait pelaksanaan agenda kelembagaan meski anggaran terbatas, Sumantri tekankan komunikasi stakeholder, dan Liah Culiah minta maksimalkan program 2026 dengan laporan periodik terkirim akhir Januari.

Rapat menekankan inovasi kreatif hadapi tantangan anggaran 2026, kajian hasil pemilu, dan kekerabatan jajaran untuk pengawasan efektif seprovinsi.

Penulis : Noey

Foto : Kiki

Editor : Asep AF